Headline

CATATAN HUKUM RENCANA AKSI BELA MUJAHID 212 DI BEKASI



Allah SWT berfirman :
ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya” [al-Mâidah/5:2].
Rasulullah SAW bersabda :
اُنْصُرْ أخَاكَ ظالِمًا أوْ مَظْلُوْمًا
“Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim atau yang dizalimi”. (Al Hadits).
Suherman dan shodiqin dalam keadaan terzalimi, dituding menebar kebencian dan SARA hanya karena mendistribusikan konten yang ingin di konfirmasi. Suherman dan Shodikin langsung ditangkap dan ditahan. Tidak ada kebijakan untuk diberi penangguhan, meskipun permohonan dan jaminan telah disampaikan.
Suherman adalah MUJAHID alumni 212, ikut terlibat aktif dalam dakwah Islam amar ma’ruf nahi munkar. Shodiqin adalah seorang yang mengabdikan dirinya untuk masjid, melayani jamaah masjid, dan memakmurkan masjid.
Hari ini keduanya mendekam dalam sel tahanan, sebab satu konten yang masih sangat bisa diperdebatkan. Perihnya, Suherman ditangkap dan dipenjara setelah sehari sebelumnya ada laporan dari seorang pendeta.
Demikianlah, wajah penegakan hukum di negeri ini. Hukum hanya tajam kepada orang kecil, kepada umat Islam. Namun, hukum menjadi tidak bernyali menghadapi kasus Century, tidak punya taji untuk menindak kasus reklamasi, bahkan hanya mampu berdeklamasi ketika berhadapan dengan para pengemplang dana BLBI.
Hukum juga enggan, menindaklanjuti laporan umat Islam yang kecewa agama dan ajarannya, dinista Victor Laiskodat. Tidak bergegas, ketika menindak kasus busukma. Bahkan, cuek menangani karya Ade Armando dan Cornelis.
Karenanya ada dua kezaliman yang harus ditolong, ada yang harus ditolong dari kezaliman, ada yang harus ditolong dari berbuat zalim. Suherman dan Shodikin adalah dua saudara muslim kita yang sedang terzalimi. Sementara, proses penegakan hukum yang tebang pilih, pilih kasih, tidak equal, tidak imparsial, ini juga harus ditolong agar menjadi hukum yang benar, yang berkeadilan, yang imparsial.
Demikianlah hakekat dakwah, dakwah adalah menasihati, kepada siapapun. Baik kepada rakyat jelata, maupun kepada penguasa. Baik kepada mereka yang berpunya maupun rakyat jelata.
Dakwah hakekatnya juga menolong, baik kepada yang dizalimi maupun yang menzalimi. Dakwah menolong agar yang terzalimi dapat terbebas dari kezaliman. Dakwah menolong yang berbuat zalim agar menghentikan kedzalimannya.
Dakwah adalah menolong karena dorongan akidah Islam, dalam kebenaran, dalam kesabaran. Dakwah menghimpun dan menyatukan, menolong si zalim dan yang terzalimi.
Aduhai indah nian dakwah ini, betapa mulianya aktivitas pengemban dakwah. Betapa mulianya warga bekasi dan sekitarnya, yang saling tolong menolong kepada saudaranya dengan ikut aksi bela MUJAHID 212. Ikut menuntut tegaknya keadilan, menuntut dibebaskannya Suherman dan Shodikin.
Karenanya sungguh hanya pahala dan ridlo-Nya sebagai balasan terbaik. Semoga Allah SWT meneguhkan langkah dan keistiqomahan, berada dalam aktivitas dakwah. Barakallah.