Headline

TERIMA KASIH FPI, UMAT AKAN SELALU MENCINTAIMU [Sebuah Aksi Heroik Dengan Pengawalan Patriotik]



Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H.
Ketua LBH PELITA UMAT
Penulis tiada henti bersyukur melihat persatuan kaum muslimin di bekasi yang menentramkan dada. Seruan aksi bela Suherman dan Shodikin yang hanya memanfaatkan jaringan sosial media, ternyata memantik keprihatinan dan solidaritas yang luar biasa.
Dalam aksi Jumat (27/7) di bekasi, pasukan putih-putih khas, yang selalu tampil mengamankan banyak gelaran aksi umat Islam, juga hadir di gelaran aksi bela MUJAHID 212 di bekasi. Laskar Front Pembela Islam membentuk barisan pagar betis, mengelilingi peserta aksi yang menyampaikan aspirasi menuntut pembebasan Suherman dan Shodikin, berpanas di bawah terik mentari.
Para tokoh FPI seperti Ust. AK dan Ust Salman (FPI Jati Asih), terlihat hadir dan menyampaikan aspirasi pembelaan untuk Suherman dan Shodikin. Keikutsertaan FPI bukan secara pribadi, namun sebuah gerakan terkontrol jalur komando. Sebelum aksi, DPC FPI/LPI Mustika Jaya menyerukan anggotanya untuk hadir dan terlibat dalam aksi bela MUJAHID 212 di bekasi melalui pesan jejaring sosial media.
Sejak sebelum sholat masjid, disekitar masjid Al Barkah terlihat banyak mujahid umat berseragam putih-putih, terlihat gagah dan pemberani. Mereka berkerumun untuk menunggu instruksi lebih lanjut. Pakaian seragam khas mereka ini, konon ditiru organ lain hanya untuk memberikan dukungan kepada Jokowi.
FPI memang dicintai umat Islam, karena mereka bagian dari umat, lahir dan dibesarkan dari umat. FPI selalu berada di garda terdepan dalam aktivitas dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
Santernya tuntutan pembubaran FPI oleh para pendengki Islam tidak mengurangi dukungan umat, justru umat semakin mencintai FPI. Bahkan, ada beberapa kolega di lingkaran kepolisian justru lebih percaya FPI atas komitmennya dalam memberantas maksiat ketimbang aparat penegak hukum.
Dalam aksi bela MUJAHID 212 di bekasi, mujahid-mujahid FPI tidak beranjak dari lokasi aksi hingga aksi usai, mereka tetap sigap meski dalam sengatan terik mentari yang membakar. Semua terlihat bersiaga mendampingi aksi umat.
Penulis berdoa, semoga FPI tetap Istiqomah dalam dakwah, menjadi benteng dan pelindung umat. Semoga FPI selalu berada dalam naungan dan ridlo Allah SWT.
Saat pertolongan Allah tiba, saat Islam dapat diterapkan dalam naungan daulah Khilafah, penulis berharap laskar-laskar FPI dan ormas Islam lainnya menjadi tentara-tentara daulah Khilafah. Mereka akan menjaga perbatasan, mengamankan negara, melakukan futuhat (penaklukan) dibawah panji-panji Islam.
Semoga FPI semakin solid, semakin dicintai umat, dan dapat menjalankan tugas dan amanat dari umat. Ya Allah, lindungilah saudara kami di FPI, muliakanlah kehidupannya, mudahkanlah seluruh urusannya, limpahan barokah dan kasih sayang-Mu terhadap mereka, Amien yarobbal alamien.