Headline

CHANDRA PURNA IRAWAN : ORMAS YANG MENGAMBIL ALIH PERAN NEGARA LAYAK DIBUBARKAN



Jakarta- Sekjen LBH PELITA UMAT, Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa ormas yang mengambil peran negara atau aparat penegak hukum dengan menghalangi, menolak, membatalkan atau bahkan membubarkan pengajian layak dibubarkan. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara di Jakarta (31/8), seusai pembacaan pernyataan hukum LBH PELITA UMAT “BELA UST ABDUL SHOMAD, TOLAK INTOLERANSI DAN RADIKALISME BERDALIH PANCASILA & NKRI”.
“Menurut UU Ormas yang telah diubah melalui Perppu No. 2 tahun 2017, Ormas yang mengambil alih fungsi dan peran aparat penegak hukum itu bisa dibubarkan. Melihat banyaknya pengajian yang dibubarkan oleh kelompok Ormas yang menghalangi dakwah UAS di Jepara, menurut hemat saya Ormas tersebut layak dibubarkan” tegas Chandra.
Sebelumnya, diketahui Gerakan Pemuda Ansor Nahdlatul Ulama menuding kedatangan UAS pendakwah yang tenar melalui Youtube tersebut rawan ditunggangi oleh kelompok organisasi yang telah dibubarkan oleh pemerintah.
Rencana kedatangan UAS di Pondok Pesantren Alhusna Mayong Kabupaten Jepara pada 1 September 2018, dituding hanya dijadikan domplengan belaka oleh ormas yang telah dibubarkan pemerintah, kata Ketua PC GP Ansor Kabupaten Jepara, Syamsyul Anwar, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/8/2018).