Headline

RASNIUS PASARIBU HARUS DITANGKAP DAN DIPROSES HUKUM PIDANA ITE



Ketua LBH PELITA UMAT Ahmad Khozinudin, S.H., menegaskan bahwa orang yang bernama RASNIUS PASARIBU harus diproses hukum sebagaimana Suherman dan Shodikin. Berdasarkan fakta persidangan, Romo Yustinus Kasaryanto dan para Saksi dari pihak gereja menyebutkan tidak pernah menerima kiriman konten perjanjian yang di klaim hoax, dari Suherman atau Shodikin.
Pihak gereja justru memperoleh konten perjanjian dari group WhatsApp komunitas gereja dan secara khusus mendapat konten secara japri dari orang yang bernama RASNIUS PASARIBU. Karenanya, RASNIUS juga harus diproses hukum karena telah mengirimkan konten perjanjian antara walikota Rahmat Efendi dengan perwakilan gereja.
Saksi dari pihak gereja merasa resah atas adanya kiriman konten tersebut, dengan demikian RASNIUS lah yang menimbulkan keresahan karena mengirim konten dimaksud kepada para saksi dari pihak gereja. Apa yang dilakukan RASNIUS juga harus diproses hukum karena diduga melanggar pasal 28 ayat (2) UU ITE tentang penyebaran kebencian berdasarkan SARA.
 “Jika Suherman diproses karena konten ini, padahal Suherman tidak pernah japri pada pihak gereja (pendeta), maka orang yang bernama RASNIUS PASARIBU ini wajib dicari, ditangkap dan diproses hukum karena jelas dia yang mengirim konten kepada para saksi dan pihak gereja” tegas Ahmad.
Jika proses hukum tidak menyentuh RASNIUS, akan terlihat kontras aparat penegak hukum menerapkan kebijakan yang tebang pilih dalam kasus ini. Apalagi, pelapor pendeta Johanes Nur juga menegaskan tidak pernah mendapatkan kiriman konten perjanjian dari Suherman.
Tuntutan proses hukum terhadap RASNIUS PASARIBU tidak saja ditegaskan oleh LBH PELITA UMAT melalui pernyataan hukum yang dirilis tanggal 6 September, tetapi juga saat penyampaian orasi dalam aksi bela Suherman jilid 3 di depan kantor walikota Bekasi (7/9). Tuntutan ini juga dikuatkan oleh dukungan sejumlah tokoh ormas Islam yang ikut hadir dalam aksi, agar hukum benar-benar menegakkan keadilan, tidak digunakan hanya untuk menyasar kepada umat Islam.