Headline

ILF6: OPM YANG MAKAR, KENAPA HTI YANG DIBUBARKAN?


[Catatan Presiden Islamic Lawyers Forum]

Alhamdulilah, tidak terasa Forum Diskusi Islamic Lawyers Forum (ILF) telah memasuki edisi ke-6. Artinya, tidak terasa forum tempat berdiskusi para tokoh, ulama dan lawyer muslim ini telah berumur 6 (enam) bulan, karena diskusi ini dilakukan setiap sebulan sekali. Banyak dinamika advokasi khususnya dalam aspek penyadaran umat melalui forum ini.

Islamic Lawyers Forum sendiri merupakan bagian dari program kerja LBH PELITA UMAT dibawah divisi pengkajian dan pengembangan, penyuluhan hukum dan hubungan masyarakat. Melalui ILF, diharapkan terbangun sinergi dan kebersamaan antara elemen LBH dan advokat muslim untuk menyatukan kesatuan pandangan dalam membela agama Allah, dalam rangka izzul Islam wal muslimin.

Tidak saja di Jakarta, ILF juga dilakukan di Korwil dan Cabang LBH PELITA UMAT diseluruh Indonesia. Sejauh ini, tercatat beberapa daerah telah melakukan diskusi ILF seperti Semarang, Purwokerto, Balik Papan, Kepri, Jogjakarta, Surabaya, Bandung, dan beberapa kota lainnya.

Khusus edisi ke-6 ini, pada Ahad besok (16/12) kami mengangkat tema diskusi 'OPM YANG MAKAR, KENAPA HTI YANG DIBUBARKAN ? Kami telah mengundang beberapa Nara Sumber yang kompeten, diantaranya : Mayjen TNI (purn) Kivlan Zein, Dr. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH, Bang Eka Jaya, KH Muhammad Asrori, Azam Khan, SH dan Sekjen LBH PELITA UMAT Chandra Purna Irawan, SH, MH.

Kami berharap forum ini dapat memberi jawaban atas banyaknya muskilah yang mendera bangsa ini, baik hukum maupun politik. Forum ILF kami harapkan akan mampu memberi jawaban, kenapa OPM yang jelas membunuh 31 pekerja Istaka Karya tidak disebut makar, tidak disebut teroris. Sekaligus, forum juga kami harapkan dapat memberikan jawaban atas adanya alienasi kebijakan rezim Jokowi yang membubarkan ormas Islam HTI, padahal hanya karena konsisten dengan Dakwah syariah dan khilafah.



Semoga, forum sederhana yang kami persembahkan dapat memberikan dampak bagi pembelaan kepada umat Islam, dicatat sebagai amal sholeh yang kelak menjadi pemberat timbangan amal di akherat.


Jakarta, 15 Desember 2018
Presiden ILF sekaligus ketua LBH PELITA UMAT


TTD

Ahmad Khozinudin, S.H.

No comments