Headline

SEKILAS TANGGAPAN ATAS PUTUSAN TERHADAP MOH SUHERMAN


Oleh : Akmal Kamil Nasution, SH
(Devisi Pembelaan Hukum LBH Pelita Umat)

Setelah berbulan-bulan Moh Suherman menjalani proses hukum,  pada hari Kamis 13 Desember 2018 sampailah ketahap putusan. Majelis Hakim memutuskan bahwa Moh Suherman menjalani masa percobaan selama lima bulan. Artinya selama lima bulan kedepan apabila Moh Suherman melakukan tindak pidana serupa maka dirinya harus menjalani hukuman penjara selama dua bulan lima belas hari dan denda 1 juta Rupiah Subsider 5 hari kurungan.

Sebenarnya bagi kami kuasa hukum putusan ini belum memuaskan. Dengan adanya putusan percobaan secara langsung memutuskan Moh Suherman bersalah. Padahal tentu bagi kami Moh Suherman tidaklah bersalah. Bagaimana mungkin Moh Suherman dalam berdakwah dianggap bersalah. Dakwah mengajak orang lain memakmurkan guru mengaji maupun marbot masjid dianggap bersalah. Sisi inilah yang membuat kami kuasa hukum belum merasa puas dengan putusan majelis Hakim.

Karena putusan itu telah menganggap Muhammad Suherman bersalah. Maka kedepan akan kami pertimbangkan untuk mengambil langkah hukum bagi pelaku penyebar Photo yang sama. Kami hanya ingin melihat apakah putusan bersalah itu hanya bagi umat Islam ? ataukah berlaku bagi semua agama ? Apakah putusan bersalah itu hanya berlaku hanya kepada pedagang pensil eceran seperti Moh Suherman atau juga bagi mereka yang memiliki kuasa ?

Namun sisi lain putusan itu memang cukup melegakan. Baik bagi kami kuasa hukum terlebih lagi bagi Moh. Suherman sebab putusan itu tidak mengharuskan Moh suherman menjalani hukuman penjara sebagaimana sebelumnya ketika menjalani proses penahanan.

Dengan putusan itu Moh Suherman akan dapat berkumpul dengan keluarga, dengan putusan itupula Moh Suherman dapat menjalani kewajibannya  memberikan nafkah untuk Istri tercintanya.

Akan tetapi semua kami serahkan kepada Allah SWT. apabila putusan itu disisi Allah SWT adalah kezoliman maka kami hanya menyampaikan bahwa kezaliman akan segera kembali kepada pelakunya di dunia dan akhirat, namun apabila disisi Allah SWT putusan itu sudah adil maka kami hanya bisa berdo'a agar keadilan itu tetap berpihak kepada kebenaran. Dan semoga Allah SWT melindungi para penegak keadilan.

Terakhir kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya para ulama dan tokoh bekasi, ormas Islam dan barisan emak-emak militan yang selalu memberikan suport kepada Istri Moh Suherman. Terus terang kami melihat indahnya ukhuwah dalam kasus Moh Suherman, masing-masing bukan saudara atas dasar pertalian darah akan tetapi pertalian sesama Muslim.

Kami melihat dukungan tidak hanya dari kehadiran dipersidangan dan dalam aksi pembelaan. Kami juga melihat dukungan dan doa mengalir deras hadir di media sosial.

Semoga di Akhirat kelak Allah SWT memberikan pertolongan dan perlindungan bagi kita semua. Amin ya robbal alamin. []

Wallahu a'lam.

No comments