Headline

AYAT SUCI DIATAS AYAT KONSTITUSI


Oleh ;
Chandra Purna Irawan,SH.,MH.
(Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI & Sekjen LBH PELITA UMAT).

Semoga tahun 2019 menjadi tahun perubahan kearah yang lebih baik, yaitu kearah pada penerapan hukum yang berasal dari Dzat Maha Baik,  Pengatur alam semesta atau dikenal dengan Syari'ah.

Saya menegaskan bahwa AYAT KITAB SUCI DIATAS AYAT KONSTITUSI.

Hal ini didasarkan pada teori yang diutarakan oleh Thomas Aquino, menyatakan bahwa tatanan hukum yang baik adalah hukum yang mendasarkan pada hukum tertinggi yang disebut Lex Aeterna atau hukum abadi.

Lex Aeterna adalah hukum yang bersumber dari rasio Tuhan yang Maha Mengatur dari segala yang ada. Dan, hukum yang diwahyukan kepada manusia yang bersumber dari rasio Tuhan (Lex Divina). Hukum dalam tingkatan ini adalah hukum yang diturunkan melalui Nabi yg termuat dalam kitab Suci.

Berhukum dengan hukum Allah merupakan bentuk realisasi pengakuan bahwa Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam adalah nabi dan rasul-Nya.  Ayat suci adalah Wahyu Allah SWT yang tidak seorang pun bisa merubahnya atau abadi. Sementara konstitusi yang merupakan hasil dari cipta karya manusia selalu berpotensi untuk mengalami perubahan..

Semarang, 1 Januari 2019

No comments