Headline

SELAIN FREEPORT, PUBLIK JUGA WAJIB WASPADA PADA SEKTOR BATUBARA


Jakarta, LBH-PU. Pengamat Ekonomi, Salamudin Daeng mengingatkan publik untuk waspada pada sektor pertambangan batu bara. Menurutnya, proses divestasi Freeport sudah sangat gamblang bermasalah, baik secara hukum, ekonomi dan politik.

Menurutnya Kesalahan divestasi freeport itu sudah sangat jelas. Publik perlu lakukan kajian detail dan lebih mendalam untuk mempersoalkan proses divestasi Freport ini, selain kajian perlu juga mengambil langkah aksi nyata untuk melawan freeport. Hanya saja, publik juga perlu memperhatikan sektor batu bara, yang dikuasai segelintir konglomerasi tambang.

"Selain kasus tambang emas Freeport, sektor minerba lain juga bermasalah. Di sektor batubara itu juga luar biasa parah, dan tahun 2019-2020 banyak KK batubara mau habis kontrak. Mereka juga bisa main dengan modus IUPK seperti freeport untuk mendapat ijin menambang lebih lama" ungkapnya.

Salamudin menambahkan Perlunya untuk memaksimalkan energi bersama untuk melakukan advokasi, karena sengkarut di bidang minerba ini sangat kompleks. Perlu sinergi antar elemen dan semua stakeholder untuk melawannya secara sistematis.

Pernyataan ini disampaikan selaku salah satu nara sumber pada diskusi Islamic Lawyers Forum (ILF) yang diselenggarakan LBH PELITA UMAT, di Jakarta (27/1).

No comments