Headline

EGGI SUDJANA: PENARIKAN PASPOR GUS NUR INKONSTITUSIONAL


Jakarta, LBH-PU. Pada Rabu (6/2) ketua dan Dewan Pembina LBH PELITA Umat berkesempatan berkunjung ke Kantor Advokat Senior, Dr. H. Eggi Sudjana, S.H., M.Si, di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pertemuan selain mengokohkan silaturahmi, sekaligus dimaksudkan sebagai persiapan awal untuk melakukan Advoksi atas ditariknya paspor Sugi Nur Rahardja Alias Gus Nur oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Bang Eggi menegaskan, penarikan paspor ini berpotensi mencederai konstitusi. Sebab, banyak agenda dakwah Gus Nur diluar negeri termasuk rencana Ibadah Umroh menjadi terkendala akibat paspor  Gus Nur ditarik sementara.

"Konstitusi kita tegas, khususnya Pasal 28E ayat (1) menyatakan menjamin setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.” Ungkapnya.

Masih menurut Bang Eggi, jika penarikan paspor sementara ini tidak segera ditinjau ulang, maka Gus Nur akan terhalang untuk melaksanakan hak konstitusinya berupa beribadah Umroh dan Melaksanakan Dakwah di beberapa kota di Australia, yang telah lama terjadwal. Bang Eggi juga menilai, pencabutan paspor sementara ini menghalangi hak warga negara untuk memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya.

Rencananya, tim kuasa hukum Gus Nur dari LBH PELITA UMAT bersama Bang Eggi Sudjana akan mendatangi Ditjen Imigrasi kemenkumham R.I., pada hari Jum'at (8/2), untuk mengajukan keberatan atas penarikan paspor Gus Nur.

Diakhir pertemuan, Ahmad Khozinudin, S.H. (Ketua LBH PELITA umat), Dr. H. Eggi Sudjana, SH, MSi bersama Wahyudi Al Maroki, MSi (Dewan Pembina LBH PELITA UMAT) melakukan foto bersama.

No comments