Headline

ADVOKAT, ULAMA DAN TOKOH JATENG TOLAK KRIMINALISASI ULAMA DAN PARA TOKOH



LBH-PELITA.News. Para advokat dan tokoh di Jateng menghadiri diskusi Islamic Lawyers Forum yang selenggarakan oleh LBH Pelita Umat Korwil Jateng, di Semarang (18/5). Kali ini membahas tema Tim Asistensi Hukum (TAHU) & Kriminalisasi Tokoh.

Hadir sebagai Pembicara; Prof. DR. Suteki, SH, Mhum (Guru Besar Fakultas Hukum UNDIP), Zulhaidir (Lawyer), Wahyudi al Maroky (Ketua Dewan Pembina LBH Pelita Umat),  KH. Ainul Yaqin (al ukhuwah al islamiyah).  Hadir juga para tokoh di antaranya Habib Hasan Thoha Putra, Zainal Petir SH, juga nampak mantan wagub Jateng Rustriningsih.

Diskusi Islamic Lawyers Forum (ILF) yang dilaksanakan  pada Sabtu (18/05/2019) di Semarang tersebut berjalan hangat dengan berbagai tanggapan dari para peserta yang hadir. Dipenghujung diskusi, para tokoh tersebut menyepakati pernyataan sikap menolak Kriminalisasi Para Tokoh dan Menolak Tim Asistensi Hukum (TAHU) bentukan rezim Jokowi, yang lengkapnya sebagai berikut :

Pertama, menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap para ulama dan tokoh nasional, serta menyeru kepada Pemerintah untuk segera menghentikannya.

Kedua, mendesak kepada Pemerintah untuk segera menghentikan berbagai tuduhan dan serta merta membebaskan ulama dan tokoh nasional dari berbagai pembungkaman berdalih tuduhan hukum, termasuk tetapi tidak terbatas pada apa yang dialami olah Habib Muhammad Rizq Syihab, Ust Bachtiar Nasir, Ust. Ahmad Haekal Hasan, Prof Amien Rais dan Dr. Eggi Sudjana. Kami juga menilai ada spirit kriminalisasi terhadap ulama dan tokoh muslim yang kritis terhadap pemerintah, yang berpotensi membungkam gerakan Civil Society.

Ketiga, mendesak  kepada Pemerintah untuk segera membubarkan Tim Asistensi Hukum Kemenkopolhukam agar tidak terjadi keterbelahan, tumpang tindih fungsi lembaga negara, maladministrasi serta kriminalisasi, serta pembungkaman aspirasi rakyat khususnya Para ulama dan tokoh nasional berdalih penegakan hukum.

No comments