Headline

Agus Maksum IT BPN : Tolak hasil situng KPU dan Serahkan pada Mahkamah Rakyat



Islamic Lawyers Forum Spesial edisi 6 bersama Agus Maksum IT BPN oleh LBH Pelita Umat Korwil Jatim yang membahas tema Tim Asistensi Hukum (TAHU) & Kriminalisasi Tokoh, Surabaya, 19 April 2019 dihadiri oleh ratusan tokoh se Jawa Timur dengan para pembicara antara lain : Dr. M. Mufti Mubarok Direktur PUKAT, Muslim Arbi Direktur Gerakan Perubahan, Kusbandi, S.H, Divisi Hukum DDII Jatim, Kyai Heru Elyasa Ulama, Ahmad Khozinuddin Ketua BPN LBH Pelita Umat, Prof Suteki, SH, M.Hum Pakar Hukum dan Masyarakat, dan Ust Ismail Yusanto Jubir HTI.

Hadir juga tokoh-tokoh yang lain dalam forum tersebut antara lain para pensiunan TNI AL, pensiunan Polri, TNI aktif, emak emak, tokoh tokoh mahasiswa dan para tokoh diantaranya : Ust Sam Sudariyanto Tokoh Tambaksari, Ust Misbahul Huda Tokoh Jatim, Mas Prihandoyo Kuswanto Rumah Pancasila, Ust Tamat Ansyori Pendiri DDII Jatim, Ust Syaifulloh Tokoh Gubeng, serta para tokoh lain dari berbagai latar organisasi.

Dalam diskusi tersebut, Agus Maksum sebagai IT BPN menyampaikan sebagai respon atas beberapa pertanyaan yang berkembang bahwa pihak BPN tidak akan menerima alias menolak hasil situng KPU karena patut diduga terjadinya banyak kecurangan TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif). Sesuai dengan amanah undang-undang, BAWASLU harus mendiskualifikasi pasangan 01 yang diduga terlibat dalam kecurangan tersebut baik pra, saat maupun pasca Pilpres.

Validasi dan audit forensik terhadap sistem IT KPU yang diduga belum memenuhi standart ISO terutama terkai dengan DPT invalid 17,5 juta bahkan lebih harus dilakukan. Agus menyampaikan bahwa menyerahkan kepada Mahkamah Rakyat untuk menyelesaikan persoalan sistemik ini. Di tengah semua perangkat lembaga hukum diduga terkooptasi sebagai bagian dari rezim. []

No comments