Headline

TOKOH & ULAMA MAJENANG TOLAK 'OBOR'



LBH-PU, News. Sabtu, 25 Mei 2019 LBH PELITA UMAT hadir di Majenang memenuhi undangan panitia sebagai Nara Sumber. Dalam acara silaturahmi dan pertemuan tokoh Majenang dan sekitarnya ini tampak hadir puluhan tokoh dan bahkan Kiyai Musbihin, tokoh dan ulama sepuh Majenang juga tampak hadir. Ada pula beberapa tokoh lintas profesi dari kecamatan Cimanggu, Karang Pucung, Wanareja, Cipari serta Dayeuh luhur. 

Acara yang dipimpin oleh moderator Johan Abdul munir ini menghadirkan dua pembicara dari Jakarta yaitu Ust. Drs. Wahyudi al Maroeky (Ketua Dewan Pembina) dan Bang Ahmad Khozinudin, SH (Ketua LBH Pelita Umat). 

Acara berlangsung hangat dan beberapa kali para tokoh merasa geram khususnya saat dua nara sumber membongkar aneka kedzaliman yg dilakukan oleh rezim Jokowi baik pra Pilpres maupun pasca Pilpres serta saat dipaparkan proyek kolonialisasi China melalui proyek OBOR (One Belt One Road) ini bisa berjalan mulus akibat bersekongkol dengan rezim saat ini.  

"Projek OBOR ini dapat menjadi jalan pengokohan penjajahan China, setelah sebelumya masuk ke Indonesia dengan mengikat utang dan sejumlah perjanjian, termasuk Projek infrastruktur untuk menopang jalur distribusi produk (pasar) dan jaminan bahan baku untuk menopang industri China" ungkap Ahmad.

Ahmad menegaskan, Projek OBOR sangat berbahaya bagi kepentingan nasional bangsa ini, khususnya bagi umat Islam. Ancaman ideologi komunisme yang membonceng Projek OBOR, patut diwaspadai oleh segenap umat.

Wahyudi Al Maroky, menegaskan bahwa Projek OBOR merupakan bentuk neo kolonialisme China. Selain berbahaya secara ekonomi, Projek OBOR ini berbahaya secara politik, budaya dan ideologi.

Beberapa tokoh yang hadir juga mengkonfirmasi kekhawatiran mereka atas eksistensi Projek OBOR China. Sayangnya, Rezim justru memberi jalan mulus untuk melampangkan penjajahan China ini.

Tidak terasa waktu berbuka tiba, acara diakhiri dengan buka bersama dan obrolan ringan diantara sesama para peserta. Acara ini, juga menjadi sarana silaturahmi dan konsolidasi bagi tokoh Majenang untuk menyatukan visi perjuangan Islam, khususnya pasca Pemilu. [].




No comments