Headline

SAMA-SAMA TERPAPAR, beda perlakuan!



SAMA-SAMA TERPAPAR, beda perlakuan!

by John Suteki

Di WAG ramai berita tentang OTT KPK di KUDUS sebagaimana saya tautakan di status saya ini. Saya kadang masih terheran, untuk kasus "TERI"----kalau tidak boleh dibilang "KASUS RECEHAN"----ini kok cepat sekali terungkap (EXPOSURE) apalagi plus OTT, tapi mengapa kasus-kasus KAKAP seperti E-KTP, Century dan  BLBI penanganannya begitu berliku karena tanpa OTT.

Mencari ikan kakap di sungai dangkal laksana mencari jarum di tumpukan jerami kering. Seperti pernyataan saya di ILC 16 Juli 2019 lalu, bahwa faktor kesulitan pengungkapan korupsi kelas kakap itu akan menjadi PRESEDEN bagi maraknya korupsi ke depan karena pelaku akan makin pintar mengingat kejahatan ini dapat dikelompokkan sebagai EVOLUTIONARY CRIME.

Mereka banyak melakukan tindak pidana korupsi, berarti mereka tidak saja TERPAPAR KORUPSI tetapi sudah TERINFEKSI KORUPSI dan ini berarti bertentangan dengan PANCASILA. Mengapa yg terinfeksi saja yang ditangani serius tapi yang terpapar korupsi seolah melenggang kangkung tanpa tersentuh atau bahkan untouchable. Namun, kalau sudah bicara RADIKALISME sontak gegap gempita mempersekusi orang yang ditengarai "TERPAPAR RADIKALISME". Eighenricting pun dilakukan lantaran seorang pejabat merasa berwenang mencabut SK yang dikeluarkan tanpa melalui proses pembuktian yang bersifat bothside.  Adilkah?

Tabik...!

=====================
Pengeledahan /Operasi tangkap tanggan  oleh KPK Di Pemda Kab.Kudus.

1. Pada hari Jumat tanggal 26 Juli 2019 pk.11.00 s.d 15.00 Wib bertempat di Kantor Pemda Kab.Kudus Jl. Simpang Tujuh Kab.Kudus telah dilaksanakan Pengeledahan dan penyegelan  Kantor Pemda Kab.Kudus terkait ada dugaan kasus korupsi oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang dilaksanakan oleh 6 orang anggata KPK.

2.Adapun kantor dinas  yang di geledah  oleh tim KPK antara lain :

a.Ruang Setda yang saat ini sudah di segel oleh KPK.
b.Ruang BKD (badan kepegawaian daerah) lantai 2
c.Ruang staf khusus bupati (Sudah disegel oleh KPK)
d.Rumah dinas Sekda Kab.Kudus .

3.Adapun pegawai yang di amankan sementara oleh KPK  adalah Bp.Kasmudi (Plt Kadinas Pariwisata).
Drs.Eko Hari Djatmiko Msi(Plt Dukcapil Pemkab Kudus)

4.KPK melaksanaan pengecekan dan penggeledahan ke rumah dinas Sekda dengan membawa dokumen dokumen serta membawa 4 orang atas nama:

a. Ir.HM Tamzil ST.Mt (Bupati Kudus)
b.Bp.Kasmudi (Plt Kadinas Pariwisata).
c.Drs Eko Hari Djatmiko Msi(Plt Dukcapil Pemkab Kudus) untuk di mintai keterangan lebih lanjut.
d.Ajudan Bupati Kudus sdr. Oka Wahyu

Dibawa dengan menggunakan 3 kbm nopol K 8826 HF, H 8722 TQ dan H 9021 CQ

5.Berdasarkan penyegelan  ruangan oleh KPK di duga adanya terjadinya OTT yang di lakukan terhadap Bupati Kudus.

6.Kegiatan selesai dengan aman dan tertib.

Catatan:

a.Berdasarkan pemantauan di lapangan KPK melakukan penggeledahan di lanjutkan penyegelan karena ada dugaan adanya korupsi yang terjadi di Pemkab.Kudus
b.Pihak KPK sampai saat ini masih dalam  tahap penyelidikan terhadap para terduga kasus Korupsi terutama Bupati Kudus.Plh Kadinas Pariwisata dan Plh Dukcapil serta ajudan Bupati.

No comments