Headline



APAKAH MENYEBARKAN VIDEO DAKWAH USTADZ ABDUL SOMAD, Lc., MA SEBUAH KEJAHATAN ATAU TINDAK PIDANA ?

Oleh : Akmal Kamil Nasution, SH [Divisi Pembelaan Umum LBH Pelita Umat]

Menyebarkan video dakwah Ustadz Abdul Somad, Lc.,MA yang Membahas aqidah Islam yang diasaskan kepada sumber hukum Islam melalui media sosial bukanlah kejahatan dan tidak dapat dikategorikan sebagai sebuah tindak pidana. Adapun argurmentasinta sebagai berikut :

Pertama, Video tersebut berisi konten dakwah yang menjelaskan aqidah Islam tentang suatu kedudukan status hukum. Maka menyebarkan video dakwah juga merupakan amal dakwah. Sementara dakwah merupakan ibadah mulia dalam pandangan Islam yang dijamin oleh konstitusi Pasal 28E ayat (1) UUD 1945 dimana menyebutkan: “Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya...”.

Kedua, Menggunakan sarana media sosial dalam melakukan amal ibadah dakwah merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi sebagaimana disebutkan dalam Pasal 28F UUD 1945 menyebutkan: “setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”tafsir"mengembangkan pribadi dan lingkungan sosial" juga meliputi dakwah menjelaskan ajaran aqidah Islam dan tafsir "menggunakan segala jenis saluran yang tersedia"juga meliputi saluran media sosial. 

Ketiga, Bila ada alasan yang mengatakan bahwa video dakwah itu masuk ke ranah publik melalui sebaran media sosial karena dapat diakses oleh pihak agama lain sehingga diduga melakukan tindak pidana ITE dengan "pukat harimau" Pasal 28 ayat (2) Jo Pasa 45A ayat (2) tentang ujaran kebencian dan/atau permusuhan berdasarkan SARA. maka hal itu juga tidak dapat dibenarkan, karena substansi dakwah bukanlah kebencian atau permusuhan namun menjelaskan ajaran Islam sebagaimana diturunkan wahyu baik melalui Al Quran maupun as Sunnah.

A.  Bahwa agama Islam selain membolehkan dakwah kepada internal Umat Islam juga dibenarkan untuk menyebarkan dakwah kepada selain agama Islam dengan catatan didasarkan kepada qur'an dan hadits. Apabila dakwah tidak diperbolehkan kepada selain Islam tentu Islam tidak akan pernah sampai ke negeri ini. Sisi lain sebagai satu contoh surat Al-Ikhlas dalam Qur'an yang merupakan perintah kepada Nabi (juga kepada Umatnya) agar mengatakan kepada pihak yang bukan Muslim bahwa tuhan itu satu, tidak beranak dan tidak pula diperanakkan sehingga jelas dakwah kepada non Muslim dibenarkan dalam pandangan Islam. 

B. Tidak dapat dibenarkan apabila penegakan hukum justru mengkebiri ajaran agama. Dengan mempersoalkan sebaran video dakwah di ranah publik karena dapat diakses oleh non Muslim yang sehingganya seolah-olah dakwah kepada non Muslim adalah terlarang sama saja mengkebiri ajaran Islam yang membolehkan dakwah kepada non Muslim. 

C. Penegakan norma hukum haruslah sejalan dengan penghormatan terhadap norma agama. Tidak dapat dibenarkan apabila penegakan hukum justru menodai ajaran agama Islam baik dengan tuduhan dapat menyebabkan kebencian dan/atau permusuhan berdasarkan SARA maupun tuduhan yang lainnya. 

Oleh sebab itu video dakwah Ustadz Abdul Somad, Lc.,MA yang disebar melalui saluran media sosial tidak dapat dibenarkan apabila dikatakan tindak pidana.

Dalam perjalanan kasus yang menimpa Ustadz Absul Somad, Lc., MA Umat tidak hanya wajib melakukan pembelaan terhadap Ulama, akan tetapi juga kepada ajaran agama Islam yang saat ini sering dipersoalkan secara hukum. Dalam konteks kasus ini adalah ajaran Islam berupa dakwah.

Wallahu a'lam. []

No comments