Headline

NEGERI “GEMAH RIPAH LOH JINAWI”, MASIH PERCAYAKAH?



Probolinggo - (Jumat, 23/08/2019). Problem akut dan sistemik membuat negeri ini tak kunjung usai. Kekacuan politik yang penuh dengan dugaan kecurangan juga menambah semakin peliknya negeri ini. Kebijakan ekonomi yang dirasa tidak memihak rakyat menjadi perbincangan tak henti-hentinya. Ditambah dengan hukum “berat sebelah” dimana tumpul ke atas dan tajam ke bawah semakin memperkeruh keadaan negeri ini.

Julukan “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang menjadi sebutan negeri ini. Namun julukan itu seakan hanya menjadi sebuah khayalan dan mimpi belaka. Menjadi pertanyaan besar bagi kita semua, Ada apa dengan Negeri ini??? Lalu bagaimana kebijakan nasional kedepan untuk menutupi berbagai masalah yang menimpa negeri ini setelah Pilpres 2019?Apa dan Bagaimana Kebijakan Ekonomi, Hukum, dan Politik, sebagai solusi krisis yang begitu sistemik?

Pertanyaan-pertanyaan diatas menjadi latarbelakang diskusi dalam acara Rumah Inspirasi Perubahan Forum. Pertemuan tokoh se-Kota Probolinggo ini diadakan hari Jumat, 23 Agustus 2019 pukul 20.00 WIB.

Sebagai narasumber, Dr. Ichsanuddin Noorsy, B.Sc, S.H., M.Si Pakar Ekonomi juga hadir dalam forum ini. Sebagai mantan Managing Director Lembaga Studi Kebijakan Publik beliau sudah memberikan lampu kuning terhadap perekonomian negeri ini sejak 2015. Dengan fakta yang terjadi saat ini, statement beliau tentunya patut menjadi perhatian bagi pemegang otoritas tertinggi negeri ini.

Dalam acara Rumah Inspirasi Perubahan Forum hadir pula Prof. Dr. Suteki S.H., M.Hum., Pakar Sosiologi Hukum dan Filsafat Pancasila sebagai narasumber. Beliau pernah menjadi saksi ahli dalam sidang pencabutan badan hukum Ormas HTI pada Februari 2018. Diduga dikarenakan pembelaan itu menjadi sebab musabab pencopotoan beliau dari jabatannya di salah satu perguruan tinggi negeri. Terlebih kasus beliau itu masih menyisakan tanda tanya besar bagi umat, seolah hukum menjadi “senjata” terbaik bagi pemegang kekuasaan untuk menghancurkan lawannya.

Turut mengundang juga Drs. Wahyudi Al Maroky, M.Si Pakar Politik, Pembina LBH Pelita Umat, Direktur Pamong Institut sebagai narasumber. Beliau lulusan angkatan 1995 Sekolah Tinggi  Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN). Dengan ketajaman dan analisis beliau dalam bidang politik dan ilmu pemerintahan menambah khasanah keilmuan yang unik untuk dikaji.

Gedung yang berkapasitas kurang lebih berjumlah 60 orang itu penuh dengan kehadiran tokoh se-kota Probolinggo. Forum yang dipandu oleh Ustadz Indra Fakhruddin selaku pengasuh Rumah Inspirasi Perubahan ini berjalan dengan hangat dan penuh antusias.  [AEB]



No comments