Headline

STATUS FACEBOOK ISTRI EKS.DANDIM KENDARI TIDAK TERDAPAT UNSUR PIDANA?


Oleh Chandra Purna Irawan,SH.,MH. (Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI & Sekjend LBH PELITA UMAT)


Berdasarkan informasi yang beredar terdapat 2 (dua) status istri eks.Dandim Kendari yang dipersoalkan, yaitu

"Jangan cemen, Pak ... Kejadianmu, tak seberapa dibanding dengan jutaan jiwa yang melayang".

"Jadi teringat kasus Setnov. Ada lanjutannya ternyata. Menggunakan peran pengganti".

Berkaitan dengan hal tersebut saya akan memberikan pendapat hukum (legal opini) sebagai berikut:

Pertama, bahwa  status "Jangan cemen, Pak ... Kejadianmu, tak seberapa dibanding dengan jutaan jiwa yang melayang". Menurut pendapat saya dapat dinilai sebagai bentuk "curahan hati" dan/atau "panggilan hati" melihat kondisi negeri ini. Dan/atau juga dapat dinilai sebagai motivasi agar segera bangkit dan tidak merasa kalah atau lemah atau Cemen;

Kedua, bahwa apabila ada maksud melaporkan istri eks Dandim Kendari ke aparat, atas dasar apa? Atas unsur-unsur pidana apa? Apabila atas dasar pasal 28 (1) dan (2) UU ITE No.19/2016 Jo. UU No. 11/2008 tentang hoax dan ujaran kebencian. Dimana letak frasa dari status tersebut yang bermuatan ujaran dan/kalimat dan/frasa yang mengandung kebencian? dan/atau adakah status tersebut berupa ujaran kebohongan?;

Ketiga, bahwa apabila akan dilaporkan atas delik pencemaran nama baik, pasal 27 ayat (3) UU ITE. Apakah status tersebut menyebutkan nama Wiranto? Frasa "jangan Cemen, pak...." bisa jadi yang dimaksud adalah bukan Pak Wiranto, barangkali bapak" yang lain? Kalau Wiranto merasa tersinggung mestinya Wiranto yang melaporkan? Karena pasal ini adalah delik aduan;

Keempat, bahwa atas dasar penjelasan diatas, untuk saat ini saya berpendapat tidak terdapat unsur pidana pasal 27 ayat (3), atau pasal 28 (1) dan (2) UU ITE No.19/2016 Jo. UU No. 11/2008. Karenanya, semua polemik hukum terkait status Facebook istri Eks Dandim Kendari seyogyanya dihentikan.

Seharusnya publik dan siapapun yang memiliki hati berempati dengan kondisi yang menimpakan keluarga eks Dandim Kendari, bukan sebaliknya justru bersemangat ingin memenjarakan sang istri ;

Wallahualam bishawab
IG/Telegram @chandrapurnairawan

No comments