Headline

ADVOKAT DAN SARJANA HUKUM MUSLIM INDONESIA TOLAK KRIMINALISASI AJARAN ISLAM KHILAFAH

Jakarta, LBH-PU, News. Pada Kamis (30/4), LBH Pelita Umat dan Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) sukses menggelar agenda Rapat Nasional Advokat dan Sarjana Hukum Muslim Indonesia Tahun 2020.

Setidaknya hadir 122 peserta dari total 140 peserta terdaftar, berlatar belakang Advokat dan Sarjana Hukum Muslim se Indonesia. Ada dari Banda Aceh, Medan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Palembang, Lampung, Bandung, Bekasi, Depok, Tangerang, Banten, Semarang, Solo, Kedu Raya, Banyumas, Tegal, Cilacap, Surabaya, Madura, Sidoarjo, Ngawi, Jember, Mojokerto, Malang, Kediri, Kendari, Makasar, Banjarmasin, Balik Papan, dan kota-kota lainnya.

Yang menarik, selain mendiskusikan dinamika keumatan pasca wabah Covid-19, terbitnya Perppu Nomor 1 tahun 2020, RUU Omnibus Law Cipta Kerja, didalam rapat juga disampaikan pernyataan bersama Advokat dan Sarjana Hukum Muslim yang terhimpun dalam LBH Pelita Umat dan KSHUMI.

"Bahwa disituasi pandemi ini, wajib saling mengunggah empati, menerima kritik dan masukan secara lapang, bukan membungkamnya dengan kriminalisasi, penangkapan dan pemenjaraan. Kasus-kasus yang menimpa para aktivis termasuk apa yang dialami oleh Gus Nur, Ahmad Dhani, Jon Ru, Eggi Sudjana, Ust Alfian Tanjung, Ali Baharsyah, dan yang lainnya, semestinya tidak perlu terjadi jika bangsa ini mampu berlapang dada menerima seruan dakwah, menerima kritik dan masukan, menghargai perbedaan dan menanggapi pikiran dengan pikiran bukan dengan penangkapan" Demikian, diantara poin Pernyataan yang disampaikan.

Selanjutnya, Pernyataan juga menegaskan bahwa dalam kasus Ali Baharsyah, dinilai adanya dugaan kuat kriminalisasi terhadap ajaran Islam khilafah dan para pengembannya, ditilik dari bukti yang dipermasalahkan dan pasal-pasal yang dijadikan dasar pemeriksaan. 

Masih mengutip pernyataan, para Advokat dan Sarjana Hukum Muslim ini juga menegaskan agar Negara harus segera menghentikannya, sebab jika tidak dikhawatirkan bangsa ini akan semakin terpuruk karena melakukan kezaliman terhadap ajaran Islam dan para pengembannya. [].

No comments