Headline

LBH PU UNGKAP POLRI KAITKAN PERJUANGAN KHILAFAH DENGAN PASAL MAKAR


Jakarta, LBH Pelita Umat kembali mengungkap materi pembelan hukum atas kasus yang menimpa kliennya, Alimudin Baharsyah.

Pada Konferensi Pers yang disiarkan secara live streaming via kanal YouTube (Selasa, 7/4), tim kuasa hukum LBH Pelita Umat menyebut Penyidik mempersoalkan Khilafah.

"Persoalan utama yang dihadapi saudara Alimudin Baharsyah justru ada pada tuduhan Makar melalui Facebook berdasarkan pasal 107 KUHP. Berulang kali Penyidik memperlihatkan sejumlah screbshoot berisi video tentang dakwah khilafah dalam proses pemeriksaan (BAP)" demikian salah satu pernyataan yang kami kutip.

LBH PU mengungkapkan bahwa faktor utama yang menyebabkan Saudara Alimudin Baharsyah ditangkap adalah karena Alimudin Baharsyah konsisten mendakwahkan khilafah, sedangkan pasal lainnya hanyalah pasal ikutan.

Masih menurut LBH, Alimudin Baharsyah rutin mengunggah video seruan untuk menerapkan khilafah melalui sosial media termasuk Facebook. Karena itulah, saudara Alimudin Baharsyah ditetapkan sebagai tersangka Makar melalui sosial media Facebook. (Pasal 107 KUHP).

Dalam pernyataan penutup, LBH PU menghimbau agar segenap Ulama, Habaib, Para Tokoh, segenap aktivis dan umat Islam memberi doa dan dukungan kepada Alimudin Baharsyah yang konsisten memperjuangkan syariah & khilafah. Khilafah adalah ajaran Islam, mendakwahkan Khilafah bukan makar, mendakwahkan Khilafah bukanlah tindakan kriminal. [].

No comments